Laboratorium Maya "Rumah Belajar", Solusi Praktikum Pembelajaran IPA di Masa Pandemi

 Bagaimana merancang praktikum pembelajaran IPA di masa pandemi? Pembelajaran IPA di masa pandemi dengan tetap menekankan tujuan pemahaman konsep IPA pada peserta didik tentunya menjadi tantangan tersendiri bagi guru mata pelajaran IPA. Merancang pembelajaran IPA dengan tidak hanya sebatas penyampaian materi tetapi juga memberikan kesempatan bagi peserta didik untuk melakukan praktikum dalam pembelajaran jarak jauh.

 

Anggit Betania Nugrahani, S.Pd. Gr – November 2020


Tantangan seorang guru di masa sekarang tidak hanya dituntut serba bisa dengan selalu update perkembangan terkini untuk dapat mengikuti alur berpikir peserta didik sebagai generasi milenial, tetapi juga harus solutif dan adaptif dalam berbagai kondisi dan keterbatasan.

Merebaknya penyebaran virus Covid-19 memaksa peralihan moda pembelajaran yang biasa dilakukan dengan tatap muka menjadi pembelajaran jarak jauh dengan moda daring. Kondisi ini tentunya menuntut kompetensi guru untuk menyiapkan strategi belajar yang kreatif dan inovatif sehingga selama pembelajaran jarak jauh penyampaian materi belajar akan lebih menarik dan anak tidak jenuh dengan metode belajar yang monoton. Peran guru yang pertama dalam penyelenggaraan pembelajaran jarak jauh adalah mengembangkan konten pembelajaran.  Kemampuan menggunakan teknologi dalam pembelajaran jarak jauh juga menjadi hal yang tidak bisa dihindari oleh guru, untuk menyampaikan materi secara on line tentunya akan lebih mudah jika didukung oleh penggunaan teknologi dalam pembelajaran.

Pembelajaran IPA menekankan pada pemahaman konsep peserta didik, bukan sekedar mengingat fakta yang terpisah-pisah. Merancang pembelajaran IPA yang kreatif dan inovatif untuk mencapai tujuan pembelajaran dengan tidak hanya mengutamakan penyampaian materi adalah tantangan bagi guru mata pelajaran IPA. Praktikum adalah kegiatan belajar yang tidak bisa lepas terutama pada mata pelajaran IPA. Di masa pandemi, merancang kegiatan praktikum dalam pembelajaran IPA tidak bisa lepas dari campur tangan teknologi dalam pembelajaran. Aplikasi berbasis teknologi yang memungkinkan untuk dapat melakukan praktikum dalam pembelajaran IPA adalah adanya virtual laboratory atau laboratorium maya.

Rumah Belajar adalah aplikasi berbasis teknologi yang disiapkan Pusdatin Kemendikbud sebagai salah satu portal pembelajaran berbasis web yang bisa diakses dengan alamat URL https://belajar.kemdikbud.go.id/. Dalam portal Rumah Belajar tersedia berbagai fitur layanan salah satu diantaranya yaitu Laboratorium Maya. Laboratorium Maya dari Rumah Belajar menjadi salah satu solusi melakukan pratikum dalam pembelajaran IPA di masa pandemi.

                Gambar 1. Halaman Laboratorium Maya “Rumah Belajar” 

Pada saat praktikum pembelajaran IPA dengan memanfaatkan Laboratorium Maya, selama proses pembelajaran guru tidak menyajikan informasi dalam materi pelajaran secara langsung tetapi peserta didik diarahkan untuk dapat mengorganisasikan pemahaman mengenai informasi tersebut secara mandiri. Sehingga walaupun pembelajaran dilakukan secara jarak jauh, guru tetap berperan dalam melatih peserta didik untuk mengeksplorasi dan memecahkan masalah. Pembelajaran jarak jauh bukan lagi menjadi penghalang untuk melaksanakan pembelajaran yang tetap berpusat pada peserta didik.

Gambar 2. Contoh LKPD Praktikum Menggunakan Laboratorium Maya “Rumah Belajar”

Dalam merancang praktikum pembelajaran IPA dengan memanfaatkan fitur Laboratorium Maya dari Rumah Belajar, langkah pertama adalah guru harus mempersiapkan student worksheet atau LKPD (lembar kerja peserta didik) sebagai panduan peserta didik dalam melakukan praktikum sekaligus membantu peserta didik untuk mengorganisasikan informasi yang didapatkan setelah melakukan percobaan hingga sampai pada tahap kesimpulan.


Gambar 3. Percobaan Hukum Ohm dengan Virtual Lab. Dari Rumah Belajar

Dalam LKPD berisi langkah-langkah percobaan yang diharapkan peserta didik dapat mengekplorasi dengan melakukan percobaan secara mandiri. Peserta didik selanjutnya dapat menuliskan hasil percobaan yang dilakukan sebagai data percobaan pada tabel di LKPD. Fitur Laboratorium Maya dari Rumah Belajar memudahkan peserta didik untuk melakukan percobaan mandiri selama pembelajaran jarak jauh. sebelum melakukan percobaan, peserta didik dapat mempelajari pengantar atau dasar teori dari materi tersebut di halaman awal sebelum memulai satu percobaan. Tahapan ini sebagai tahap orientation untuk membantu peserta didik dalam menggeneralisasi pengetahuan baru dan pengetahuan yang sudah ada.

Gambar 4. Presentasi Percobaan Hukum Ohm oleh Peserta Didik

Simulasi praktikum laboratorium yang disajikan oleh Laboratorium Maya dari Rumah Belajar dapat menjadikan alternatif pembelajaran praktek ketika pembelajaran jarak jauh. Penyajian pembelajaran menjadi lebih interaktif dan menarik bagi peserta didik. Setelah melakukan percobaan layaknya pembelajaran tatap muka peserta didik juga dapat mempresentasikan pengalaman percobaan yang telah dilakukan serta menyajikan hasil dari percobaan untuk dapat bersama-sama membuat kesimpulan dan guru berperan memberikan penguatan.

Poin penting dalam pembelajaran jarak jauh adalah peran guru untuk menciptakan kondisi pembelajaran yang interaktif dengan menggunakan berbagai sumber belajar. Hal ini akan mengurangi tingkat kejenuhan peserta didik dengan metode belajar yang sama selama pembelajaran jarak jauh. Dengan tetap melakukan praktikum walaupun secara virtual tetapi pembelajaran akan lebih berkesan bagi peserta didik. Dengan laboratorium maya, guru dapat membantu peserta didik untuk tetap melakukan praktikum suatu teori melalui percobaan yang biasa dilakukan di labopratorium selayaknya kondisi belajar normal. Peserta didik yang melakukan pembuktian langsung secara mandiri juga akan lebih mudah mencapai pemahaman konsep suatu materi pelajaran, hal ini juga memudahkan tercapainya tujuan pembelajaran selama proses pembelajaran jarak jauh.

 

SUMBER:

Website Rumah belajar dengan alamat https://belajar.kemdikbud.go.id/

Komentar